Minutes to thirty Count down to my day, thirty years old. Yeah, I’m that old.. Feels so oooold!!! Aaaaaaaak, gak rela! :(
Yawalopun orang2 slalu ngira gw masih 25an, teteeeep aja! Ga bisa boong gw nyaaa. Sebenernya bukannya gw mau sok muda, yang annoying tuh kalo mreka berpikiran gw telat kawin. Yak ‘kapan kawin’ itu yang bikin gw gak nyaman. So far gw masih belom kepikiran buat kesana. Gw masih pengen jalan2 bebas, nambah gadget, nerusin S2, yg pasti belom pengen naek ke jenjang kerumitan. Gw mau saat itu tiba, gw bisa mengabdi dan berkomitmen penuh untuk menyerahkan sisa hidup gw demi keluarga. Gw mau pastikan, he’s the one! Sebesar apapun rasa cinta, itu bisa pupus. Dan gw gak mau menjalaninya dengan seseorang yang gak pantas gw perjuangkan atau bela mati2an.
Gw paham, mungkin orang tua gw khawatir dengan kesendirian dan masa depan gw. Tapi gw juga gak mau mengorbankan kehidupan setelahnya. Daripada gw cerai nantinya, mending gw hati-hati di awal kan? Well, pada akhirnya.. Gw cuma bisa berusaha, toh Tuhan pula yang menentukan.
On my thirty moment, my wish..
- gw bisa lebih dewasa dalam mengambil sikap, menghadapi masalah dengan bijaksana, mengontrol amarah, hati2 dalam tutur kata, sabar, dan bisa berbuat baik serta punya arti bagi orang lain.
- kerjaan lebih mapan, biar bisa ambil S2 and jalan2 ke pulau komodo, wakatobi dan raja ampat
- punya pasangan yang baik, bertanggung jawab, jujur, setia dan sayang dengan tulus..
Amin.. (˘ʃƪ˘)
Live from BlackBerry® on AHA - I like it!
Minutes to thirty
Count down to my day, thirty years old. Yeah, I’m that old.. Feels so oooold!!! Aaaaaaaak, gak rela! :(
Yawalopun orang2 slalu ngira gw masih 25an, teteeeep aja! Ga bisa boong gw nyaaa. Sebenernya bukannya gw mau sok muda, yang annoying tuh kalo mreka berpikiran gw telat kawin. Yak ‘kapan kawin’ itu yang bikin gw gak nyaman. So far gw masih belom kepikiran buat kesana. Gw masih pengen jalan2 bebas, nambah gadget, nerusin S2, yg pasti belom pengen naek ke jenjang kerumitan. Gw mau saat itu tiba, gw bisa mengabdi dan berkomitmen penuh untuk menyerahkan sisa hidup gw demi keluarga. Gw mau pastikan, he’s the one! Sebesar apapun rasa cinta, itu bisa pupus. Dan gw gak mau menjalaninya dengan seseorang yang gak pantas gw perjuangkan atau bela mati2an.
Gw paham, mungkin orang tua gw khawatir dengan kesendirian dan masa depan gw. Tapi gw juga gak mau mengorbankan kehidupan setelahnya. Daripada gw cerai nantinya, mending gw hati-hati di awal kan? Well, pada akhirnya.. Gw cuma bisa berusaha, toh Tuhan pula yang menentukan.
On my thirty moment, my wish..
- gw bisa lebih dewasa dalam mengambil sikap, menghadapi masalah dengan bijaksana, mengontrol amarah, hati2 dalam tutur kata, sabar, dan bisa berbuat baik serta punya arti bagi orang lain.
- kerjaan lebih mapan, biar bisa ambil S2 and jalan2 ke pulau komodo, wakatobi dan raja ampat
- punya pasangan yang baik, bertanggung jawab, jujur, setia dan sayang dengan tulus..
Amin.. (˘ʃƪ˘)
Live from BlackBerry® on AHA - I like it!